jump to navigation

Banyak Makan Cegah Masuk Angin 17 Maret 2009

Posted by withpras in Kesehatan.
trackback

kerokan3MESKI ilmu kedokteran tak mengenal istilah masuk angin, banyak orang yakin masuk angin adalah masuknya pathogen angin atau pathogen dingin melalui kulit, mulut, atau hidung. Pathogen angin ini hanga masuk saat tubuh dalam kondisi menurun.

Jika tubuh dalam kondisi fit, pathogen atau virus angin bisa terhadang oleh daya tahan tubuh. Sebaliknya, saat badan drop, virus ini bisa herkembang menjadi masuk angin yang kalau berlanjut bahkan bisa memancing munculnya batuk dan pilek. Agar daya tahan tubuh mampu menghalaunya, para dokter memberikan beberapa saran sebagai berikut:

Pertama, perbanyak asupan makanan dengan kalori yang tinggi. Makanan atau asupan berkalori atau berprotein tinggi akan membantu tubuh kembali fit.Pada musim hujan berhawa dingin, tubuh butuh asupan kalori yang cukup untuk menstabilkan suhu tubuh. Suhu tubuh nan stabil akan membuat seseorang mampu menangkal penyakit yang datang. Pola makan yang tinggi kalori selama musim hujan bisa membantu metabolisme tubuh sehingga badan tetap hangat.
Kedua, biasakan pola hidup yang bersih. Soalnya, apapun penyakit yang muncul umumnya bermula pada pola hidup yang tidak sehat serta kondisi lingkungan yang kotor. Saat musim hujan seperti sekarang, misalnya, pola hidup yang bersih dan seimbang akan kebal terhadap berbagai serangan penyakit.
Ketiga, biasakan untuk selalu mencuci tangan. Seperti kita tahu, tangan memegang fungsi penting dalam tubuh. Ada banyak sentuhan dan rangsangan yang membutuhkan tangan. Tangan dengan mudah bisa bersentuhan dengan seluruh bagian tubuh, seperti mata, hidung, mulut dan anggota tubuh lainnya. Tangan yang kotor bisa menyebarkan virus ke tubuh. Oleh karena itu, biasakan memulai aktifitas apapun dengan mencuci tangan terlebih dulu. Sebagian virus, seperti flu, biasanya menyebar lewat kontak langsung. Menggunakan sabun dan air hangat bisa mematikan virus-virus yang menempel di tangan.
Keempat, ada baiknya kita mengonsumsi makanan yang mengandung phytochemical alias vitamin alami pada tumbuhan. Umumnya, vitamin ini ada banyak pada buah-buahan atau sayuran segar berwarna hijau, merah dan kuning gelap. Sayur atau buah yang mengandung phytochemical akan membantu memperkuat daya taban tubuh.
Kelima, perbanyak minum air putih. Air berfungsi mengangkat racun-racun yang ada dalam tubuh. Air juga sekaligus mampu mengencerkan dahak yang terlanjur bersemayam dalam tubuh. Orang dewasa butuh minum sedikit-nya delapan gelas air sehari. Selain minum air putih, air jahe juga sangat bermanfaat untuk membantu mengembalikan tubuh agar kembali fit. (withpras—dari berbagai sumber)

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: