jump to navigation

Sahabat Rasulullah Tak Sepantasnya Dilecehkan 19 Maret 2009

Posted by withpras in Smart Muslim.
trackback

mad-scientist
Sebuah buku yang diterbitkan oleh Balai Penelitian Agama Jakarta dan bekerjasama dengan Yayasan Wakaf Paramadina menerbitkan buku yang menyakiti umat Islam Buku yang berjudul Kebenaran yang Hilang: Sisi Kelam Praktik Politik dan Kekuasaan dalam Sejarah Kaum Muslimin. Judul aslinya adalah al-Haqidah al-Ghaibah dikarang oleh Farouq fauda dan secara terang-terangan menghina sahabat Nabi yang telah dijamin surganya oleh Allah

Salah satu petikan didalam buku itu antara lain “Siapa Ali dan siapa Ibn Abbas, dan siapa yang tak kenal keduanya. Yang satu adalah Khualafaur Rasyidin, dan yang satunya adalah shahabat nabi, dan perawi sekian banyak hadits. Tapi ketika Ali menjadi Khalifah, keduanya berseteru. Ali Menuduh Ibn Abbas korupsi, sementara Ibn Abbas menuduh Ali menumpahkan banyak darah umat Islam. Belakangan Ibn Abbas diketahui membawa harta negara ke Makah. Ia terlibat skandal penggelapan keuangan negara, dan ia pun mengakuinya. Konon ”penggelapan itu” sebagai satu cara mengundurkan diri dari jabatan sebagai pendamping Ali. Ketika tuduhan semakin gencar, tahu-tahu Ali terbunuh. Berikutnya Ibn Abbas menjadi tamu kehormatan di Damaskus, pusat pemerintahan baru paska Khulafaur Rasyidin”
Buku yang penerbitannya bekerjasama dengan Paramadina itu, mengungkap lembaran kelam sistem kekhalifahan dalam sejarah Islam, yang sejak zaman Khulafaur Rasyidin hingga pemerintahan Abbasyiah yang dibangga-banggakan itu. Tanpa mengurangi kebesaran para khalifah yang telah menyumbang banyak kemajuan peradaban umat manusia, Fouda merasa perlu mengungkap borok-borok sejarah yang selama ini banyak ditutup-tutupi.Maksud sang penulis buku, dengan mengungkap fakta sejarah adalah, untuk bahan introspeksi umat kini. Terutama bagi mereka yang selama ini memperjuangkan pemberlakuan sistem khilafah.

Metodologi lemah
Apa yang disampaikan oleh Farouq Fauda, sebagaimana diteliti oleh Asep Sobari—seorang peneliti di INSIST Beliau menunjukkan, ada kelemahan metodologis dan kecurangan yang sangat serius dari Fouda dalam mengutipsumber-sumber aslinya. Fouda hanya mengambil satu riwayat yang lemah dalam karya al-Thabari. Padahal, ada delapan versi lain yang juga disebutkan dalam kitab itu. Tapi, Fouda sama sekali tidak menyinggungnya.Jadi, dengan hanya menyebut satu riwayat yang lemah, Fouda jelas-jelas melakukan upaya menipulasi data sejarah dengan membuat kesan seolah-olah hanya ada riwayat itu saja.

Generasi terbaik
Sungguh apa yang mereka lancarkan pada umat Islam ini sebentuk fitnah untuk memecah belah umat Islam, mereka menyingkirkan Islam dari jalannya yang lurus dan kaffah dan hanya menganut sebagian dengan meninggalkan sebagian yang lain. Sahabat-sahabat nabi adalah pribadi-pribadi manusia yang telah Allah pilih untuk mendampingi utusan-Nya yang termulia Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, di dalam mengemban risalah dakwah-Nya. Allah Ta’ala berfirman yang artinya: “Muhammad itu adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dengan dia adalah keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka, kamu lihat mereka ruku’ dan sujud mencari karunia Allah dan keridhaan-Nya, tanda-tanda mereka tampak pada muka mereka dari bekas sujud. Maka tak ayal lagi, kalau Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam merekomendasikan bahwa mereka adalah sebaik-baik generasi umat ini. Beliau bersabda “Sebaik-baik manusia adalah generasiku (para shahabat) kemudian generasi sesudahnya (para tabi’in) kemudian generasi sesudahnya (para pengikut tabi’in).” (Muttafaqun ‘alaih)

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: